Senin, 23 Oktober 2017 

Profil Entitas Kabupaten Teluk Bintuni

LOGO KABUPATEN TELUK BINTUNI

Sejarah
Kabupaten Teluk Bintuni merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Papua Barat. Daerah ini merupakan pemekaran yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 26 Tahun 2002 dengan ibukota di Bintuni. Kabupaten Teluk Bintuni terdiri dari 11 distrik yang meliputi 95 kampung dan 2 kelurahan di area seluas 18.658 km2. Jumlah penduduk sebanyak 53.564 jiwa (website Papua Barat).

Geografis
Kabupaten Teluk Bintuni berbatasan dengan:
• Kabupaten Manokwari di sebelah utara;
• Kabupaten Teluk Wondama di sebelah timur;
• Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Kimana di sebelah selatan, dan;
• Kabupaten Sorong Selatan di sebelah barat.

Potensi Wilayah
• Objek Wisata Alam:
 Cagar Alam Teluk Bintuni

Transportasi
Dari Kabupaten Manokwari ke Kabupaten Teluk Bintuni saat ini dapat dijangkau melalui udara dan darat. Gerbang utama kabupaten ini adalah Bintuni. Layanan penerbangan dari Manokwari ke Bandara Wasior (Kabupaten Teluk Wondama) tersedia seminggu sekali dengan pesawat Twin-Otter berkapasitas penumpang 18 orang dengan waktu tempuh sekitar 50 menit. Perjalanan melalui darat dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 12 jam dengan menggunakan mobil L200 atau Jeep.

Potensi Sumber Daya Alam
Kabupaten Teluk Bintuni mempunyai potensi alam bidang Migas, yaitu berupa Cadangan LNG yang sangat besar. Explorasi dan exploitasi tersebut dilaksanakan oleh Tangguh LNG.

“Explorasi LNG di Bintuni” Sumber http:/ 3.bp.blogspot.com

Adanya LNG di Kabupaten Teluk Bintuni menjadi harapan besar masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan, kemajuan dan percepatan pembangunan. Oleh karena itu sebaiknya pemanfaatan LNG dapat dilaksanakan dengan cara yang bijaksana dengan mengikutsertakan masyarakat sekitar dan tidak merusak lingkungan alam Papua yang indah ini.

“ LNG di Bintuni” Sumber http:/ 1.bp.blogspot.com

Bangunan kilang, pipa penghubung dari kilang ke Kapal Tanker dibangun untuk melengkapi fasilitas exploitasi LNG.